![]() |
| Akhi Izaz bersama kedua adiknya |
Hai sobat adzkiya, apa kabar? semoga kabar kalian
baik semua ya. Setelah membaca banyak tulisan didepan tadi, dan saat membuka
halaman ini, pasti kalian langsung fokus sama foto dibawah tulisan ini ya? ayo
ngaku? hehehe. Ok, langsung aja kaka jelasin. Disini rubriknya dinamakan ‘Gema
Aloemni’, maksudnya adalah rubrik untuk para aloemni dari pesantren kita ini,
keren kan?. Jadi kalau kalian sudah lulus, masih bisa tetap eksis di rubrik
majalah ini!.
Ok, kali ini, kaka Tim Redaksi dari adzkiya,
mewawancarai salah satu aloemni kita ini. Aloemni kita ini, lulusan dari madrasah
ibtidaiyyah sekaligus lulusan Tsanawiyyah PERSIS 89 Bogor. Kalau liat fotonya
dibawah ini, mungkin udah ada yang kenal ya?. Ya, Kaka RG yang satu ini bernama
Izaz Muttaqien, Ok, selengkapnya, langsung aja, berikut ini adalah
wawancaranya:
Assalamu’alaikum, kami dari tim redaksi adzkiya,
mau wawancara sedikit ni, kak izaz waktu itu lulusan tahun berapa?
Walaikumsalam, boleh. Ana waktu itu lulusan tahun
2010 dari Madarasah Ibtidaiyyah, kalau Tsanawiyyah ana lulus tahun 2013.
Sekarang, sekolahnya dilanjutkan kemana?
Ana sekarang dilanjutkan ke PPI 67 BENDA TASIK.
Waktu dulu kenapa pilih sekolah di PPI 89?
Karena lokasinya dekat dan juga kebetulan bapak ana
sebagai kepala sekolah.
Ceritain dong, gimana waktu dulu sekolah di PPI
89?
Di asrama dulu ada Nzar, Rafi, Sarif, Ridwan dan
Farhan juga yang pulang pergi, itu seingat ana. dulu ramai juga tapi ga seramai
sekarang.
Disekolah, siapa guru favorit antum?
Guru Favorit ana itu Ibu Habsoh, pelajaran IPA,
orangnya tegas, baik dan teliti.
Apa perbedaan pesantren waktu dulu dan sekarang?
Kalau dari segi jam belajar, waktu dulu masih
longgar, pulang paling lama jam 12, kalau sekarang udah lebih baik.
Kasih Tips dong buat kelas 3 yang nanti mau
menghadapi Ujian!
Tipsnya, jangan tegang, ga usah dipikirin tapi
dipelajarin. karena kalau dipikirin malah tambah stres dan takut ga lulus,
kalau dipelajarin, yang penting belajar, usaha dan tawakal kepada Allah,
hasilnya insyaAllah bisa maksimal.
Terimakasih kak izaz atas kesediaan
wawancaranya.
Ok. Sobat adzkiya, semoga bisa diambil manfaatnya.
